GAZA, (Foto)
Gerakan Hamas mengatakan Israel menyesatkan komunitas internasional dengan mengklaim telah menanggapi seruan untuk memfasilitasi masuknya bantuan ke Jalur Gaza utara, sambil melancarkan serangan brutal ke kota Beit Hanoun tak lama setelah tuduhan tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada Selasa pagi, pasukan pendudukan Israel (IOF) mengepung 130 keluarga di dalam tempat penampungan dan lingkungan perumahan di Beit Hanoun dan memaksa mereka meninggalkan rumah mereka di bawah todongan senjata dan tembakan artileri berat, sebelum melakukan pembantaian terhadap keluarga Shabat dan Al-Kafarna.
“Apa yang terjadi di Beit Hanoun adalah kejahatan pemindahan paksa menyusul tiruan operasi kemanusiaan, di mana IOF mengizinkan masuknya tiga truk bantuan, yang tidak dapat dimanfaatkan oleh warga kota yang terkepung,” kata Hamas dalam pernyataan pers.
Hamas menyerukan komunitas internasional untuk segera berupaya mengakhiri kelaparan Israel, genosida, dan kejahatan perang yang dilakukan di Jalur Gaza selama lebih dari 400 hari dan pembantaian yang telah berlangsung di Gaza utara selama 35 hari terakhir.
RakyatPos.ID Network









