GAZA, (Foto)
Kementerian Kesehatan di Gaza mengatakan pada hari Kamis bahwa tentara pendudukan Israel melakukan enam pembantaian di berbagai wilayah di Jalur Gaza selama 24 jam terakhir, dan membunuh serta melukai sedikitnya 292 warga sipil, sementara sejumlah besar korban masih berada di bawah reruntuhan. bangunan yang dibom atau tergeletak di jalan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Kesehatan mengatakan bahwa tentara Israel membunuh dan melukai sejumlah besar warga sipil di berbagai wilayah Gaza selama 24 jam terakhir, namun setidaknya 78 orang tewas dan 214 warga yang terluka diangkut ke rumah sakit.
Kementerian Kesehatan menambahkan bahwa jumlah korban tewas akibat pemboman dan serangan penembakan Israel, yang dimulai pada 7 Oktober, tahun lalu meningkat menjadi 43.469 orang syahid dan jumlah korban luka meningkat menjadi 102.561 orang.
Jalur Gaza berada di bawah pemboman brutal sejak operasi lintas batas dilancarkan oleh sayap bersenjata Hamas, Brigade al-Qassam, pada 7 Oktober 2023.
Selain banyaknya korban jiwa dan banyaknya pengungsi, makanan pokok, bahan bakar, air dan pasokan medis telah habis bagi 2,3 juta penduduk di Gaza akibat blokade ketat Israel dan kehancuran besar-besaran infrastruktur dan fasilitas.
RakyatPos.ID Network









