GAZA, (Foto)
Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) telah menyatakan keprihatinannya atas nasib warga sipil Palestina yang masih tersisa di Gaza utara, seiring berlanjutnya pengepungan militer Israel di sana.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
OCHA segera meminta tentara pendudukan Israel untuk membuka wilayah tersebut untuk operasi kemanusiaan dalam skala yang diperlukan, mengingat besarnya kebutuhan yang diperlukan untuk menyelamatkan nyawa.
Akses kemanusiaan ke Gaza utara secara luas sangat terbatas. Pada bulan Oktober, OCHA mencatat 98 upaya untuk mengoordinasikan pergerakan ke utara melalui pos pemeriksaan di sepanjang Wadi Gaza. 85 persen permintaan ditolak atau dihalangi, kata OCHA.
Pada bulan Oktober, organisasi kemanusiaan mengajukan 50 permintaan kepada tentara Israel untuk memasuki Kegubernuran Gaza Utara. 33 dari permintaan tersebut ditolak mentah-mentah, dan delapan di antaranya pada awalnya diterima namun kemudian menghadapi kendala dalam prosesnya, tambah OCHA.
RakyatPos.ID Network









