John Ratcliffe duduk dalam sidang pencalonan Komite Intelijen Senat pada 5 Mei 2020. Presiden terpilih Trump telah menunjuk Ratcliffe sebagai pilihannya untuk menjadi direktur CIA berikutnya.
Gambar Kolam Renang/Getty
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
sembunyikan keterangan
beralih keterangan
Gambar Kolam Renang/Getty
Presiden terpilih Donald Trump telah menunjuk mantan anggota Kongres Texas John Ratcliffe sebagai pilihannya untuk menjabat sebagai direktur CIA pada pemerintahan mendatang.

Ratcliffe sebelumnya menjabat sebagai direktur intelijen nasional pada masa jabatan pertama Trump, di mana ia mengawasi 18 badan intelijen negara tersebut. Dalam memilih Ratcliffe, Trump sekali lagi beralih ke sekutu setianya ketika ia bergerak cepat untuk membentuk tim kebijakan luar negeri dan keamanan nasionalnya.
Dalam pernyataan yang mengumumkan pemilihan tersebut pada hari Selasa, Trump memuji Ratcliffe sebagai “pejuang Kebenaran dan Kejujuran dengan Publik Amerika.”

“Saya berharap John menjadi orang pertama yang menjabat di kedua posisi Intelijen tertinggi di negara kita,” kata presiden terpilih tersebut. “Dia akan menjadi pejuang yang tak kenal takut demi Hak Konstitusional seluruh warga Amerika, sekaligus menjamin Tingkat Keamanan Nasional Tertinggi, dan PERDAMAIAN MELALUI KEKUATAN.”
Ratcliffe dianggap sebagai salah satu anggota Kongres paling konservatif ketika ia ditunjuk menjadi direktur intelijen nasional pada tahun 2020. Ia adalah pendukung Trump yang vokal dan terkadang mempertanyakan validitas penyelidikan campur tangan Rusia dalam pemilu tahun 2016.

Partai Demokrat mengatakan dia kurang berpengalaman dalam bidang keamanan nasional dan dipilih karena dukungannya yang teguh terhadap Trump.
Jika Ratcliffe dikonfirmasi, maka dia akan menjadi orang pertama yang menjabat sebagai direktur CIA dan direktur intelijen nasional.
RakyatPos.ID Network









