BEIRUT, (Foto)
Tentara Israel pada hari Kamis melanjutkan agresi berdarahnya di Lebanon selama 46 hari berturut-turut, melancarkan beberapa serangan udara di berbagai daerah di pinggiran selatan Beirut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kantor Berita Lebanon melaporkan bahwa pesawat tempur musuh melancarkan sembilan serangan di pinggiran selatan, menargetkan beberapa daerah.
Penggerebekan ini terjadi tak lama setelah tentara Israel mengeluarkan peringatan kepada warga di empat lingkungan di Beirut selatan untuk secara paksa mengevakuasi bangunan mereka, salah satunya terletak di dekat Bandara Internasional Beirut.
Setidaknya 25 orang menjadi martir, dan 14 lainnya terluka dalam dua serangan udara Israel yang dilakukan di dua kota di Lebanon tengah dan selatan, menurut Kementerian Kesehatan dan kantor berita resmi.
Kementerian melaporkan bahwa penggerebekan di Bekaa dan Baalbek mengakibatkan 40 orang tewas dan 53 lainnya luka-luka.
Di sisi lain, Hizbullah mengumumkan untuk pertama kalinya mereka menargetkan pangkalan angkatan laut Haifa Israel, yang mencakup armada kapal rudal dan kapal selam di Teluk Haifa.
Partai tersebut juga menargetkan pangkalan Bilu dari brigade pasukan terjun payung cadangan Divisi 98 tentara Israel di selatan Tel Aviv, untuk pertama kalinya, dengan satu skuadron drone bunuh diri.
Sebelumnya, Kementerian Kesehatan Lebanon mengatakan dalam sebuah pernyataan, “Jumlah korban tewas awal akibat serangan musuh Israel di kota Barja telah meningkat menjadi 20 orang syuhada dan 14 orang terluka.”
Ia menambahkan bahwa “operasi penyelamatan dan pemindahan puing-puing masih berlangsung,” yang berarti jumlah korban mungkin bertambah.
Sementara itu, tentara Israel pada hari Kamis mengakui pembunuhan seorang tentara dalam pertempuran di Lebanon selatan, menyusul serangan malam hari di berbagai daerah di pinggiran selatan Beirut, sementara Hizbullah mengumumkan bahwa mereka telah menargetkan “untuk keenam kalinya” pasukan Israel di Israel. kota Maroun al-Ras.
Tentara Israel mengkonfirmasi cederanya tentara lainnya di Gaza utara, dan mencatat bahwa angkatan udaranya telah menargetkan lebih dari 110 sasaran Hizbullah dan Hamas di Lebanon dan Gaza dalam waktu 24 jam.
Otoritas Penyiaran Israel menjelaskan bahwa tentara yang kematiannya diumumkan pada hari Kamis itu terbunuh oleh rudal yang ditembakkan oleh Hizbullah kemarin di Avivim di Galilea.
RakyatPos.ID Network









