TEPI BARAT, (PIC)
Seorang warga Palestina menjadi martir setelah pasukan pendudukan Israel (IOF) menyerbu Kota Jenin dan kamp pengungsinya di utara Tepi Barat pada Rabu malam.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Kementerian Kesehatan Palestina, seorang ayah muda Palestina bernama Abdullah al-Saadi ditembak mati dalam serangan IOF di lingkungan Harsh as-Saada di Kota Jenin.
Tiga warga lainnya, termasuk seorang perempuan, terluka dalam kampanye IOF yang sama di Kota Jenin, yang dimulai pada dini hari.
Saksi mata melaporkan bahwa sejumlah besar tentara Israel dengan beberapa buldoser menyerbu Kota Jenin dan bentrok dengan pejuang perlawanan.
Mereka menambahkan bahwa IOF melibas jalan-jalan dan infrastruktur di berbagai wilayah di Kota Jenin dan menculik dua pemuda dari kamp pengungsi Jenin.
Mereka juga mengatakan bahwa pasukan Israel mengepung rumah keluarga martir Amjad al-Qaniri di Harsh al-Saada, dan meminta saudaranya, Ibrahim, melalui megafon untuk menyerah.
IOF juga menembakkan peluru ke rumah tersebut, sementara sebuah drone terbang di atas area tersebut.
Di selatan Tepi Barat, pasukan Israel menyerbu kota al-Khader pada hari yang sama dan bentrok dengan pemuda setempat, khususnya di dekat Masjidil Haram.
Sejumlah warga, termasuk lima anak-anak, menderita akibat paparan gas air mata saat bentrokan dengan tentara Israel di kota al-Khader.
Pada hari Selasa, delapan warga, termasuk pejuang perlawanan, menjadi martir dalam serangan IOF di kota Qabatiya, selatan Jenin, dan kota Tamun, selatan Tubas.
RakyatPos.ID Network









