TEPI BARAT, (PIC)
Lima warga Palestina terluka dan dua lainnya diculik setelah pasukan pendudukan Israel (IOF) menyerbu kamp pengungsi al-Jalazon di utara Ramallah pada Senin pagi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut sumber lokal, IOF menyerbu kamp al-Jalazon dan mulai menembakkan tabung gas air mata serta peluru tajam dan peluru karet ke penduduk dan rumah setempat, melukai empat di antara mereka, termasuk seorang anak.
Tentara Israel juga melakukan pemukulan terhadap seorang warga, namun tidak ada informasi mengenai kondisi kesehatannya.
IOF menculik dua pemuda dari rumah mereka dalam penggerebekan yang sama di kamp tersebut.
Di al-Khalil, IOF menggerebek sebuah rumah di kota Beit Ummar, menyita bahan-bahan pertanian dan menculik pemiliknya.
IOF juga masuk dan menggeledah rumah Wali Kota al-Khalil Tayseer Abu Sneina di wilayah selatan kota dan menginterogasi sejumlah kerabatnya.
Di Nablus, saat fajar, pasukan Israel menculik seorang warga kota dan dua saudara laki-laki dari desa Askar al-Balad.
IOF juga menculik sejumlah pemuda dalam penggerebekan di desa Budrus, sebelah barat Ramallah.
Sumber lokal mengatakan bahwa IOF menginterogasi para pemuda yang ditahan di salah satu rumah di Budrus sebelum menculik mereka.
Baru-baru ini, pihak keamanan Otoritas Palestina memberi tahu pasukan Israel bahwa mereka telah menemukan dan menjinakkan roket yang siap diluncurkan di desa Budrus.
IOF juga menyerbu tadi malam dan pada Senin pagi di wilayah lain di Tepi Barat, tanpa ada laporan penangkapan.
Dalam insiden terpisah, segerombolan pemukim ekstremis Yahudi saat fajar mencoba menyerang jamaah Muslim yang sedang salat di Masjid Nour di desa Burqa, sebelah timur Ramallah, dan merusak sebuah mobil yang diparkir di luar masjid.
RakyatPos.ID Network









