Kurang dari enam bulan setelah merayakan ulang tahun ke -75 dari pendiriannya, Israel menderita serangan teroris terburuknya. Pada tanggal 7 Oktober, militan Hamas menyeberang Gaza dan mengamuk di daerah sekitarnya, menewaskan 1.200 orang, 364 di antaranya di sebuah festival musik. Sekitar 240 orang disandera. Skala serangan, mutilasi tubuh dan serangan brutal terhadap wanita mengejutkan dunia, namun antisemitisme melonjak. Israel meluncurkan perang terhadap Hamas di Gaza, meratakan petak -petak di wilayah Palestina dan menewaskan 20.000 orang, termasuk militan. Pada akhir tahun Amerika memberi isyarat kepada Israel bahwa ia harus berusaha untuk mengurangi konflik.
RakyatPos.ID Network
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT









