Penyelamat mencari melalui puing -puing bangunan yang rusak mencari orang yang selamat di Mandalay pada 29 Maret 2025, sehari setelah gempa bumi melanda Myanmar pusat.
Sai Aung Main/AFP Via Getty Images
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sembunyikan keterangan
Caption beralih
Sai Aung Main/AFP Via Getty Images
Catatan Editor: Gambar mungkin berisi konten grafis.
Pekerja penyelamat menarik lebih banyak mayat dari puing -puing di Myanmar hari ini setelah gempa bumi yang kuat melanda kemarin.
Gempa 7,7 besarnya melanda pada tengah hari dengan pusat gempa tidak jauh dari kota Mandalay.
Gempa diikuti oleh beberapa gempa susulan – termasuk satu berukuran 6.4.
Lebih dari 90 orang dapat terjebak di dalam sisa -sisa blok apartemen yang dihancurkan di Mandalay di Myanmar tengah yang dihancurkan oleh gempa bumi yang menghancurkan, seorang pejabat Palang Merah mengatakan kepada AFP ketika penyelamat bekerja untuk membebaskan para korban.
Para pejabat mengatakan lebih dari 1.600 orang telah meninggal. Ribuan lainnya terluka dan lusinan masih hilang.
Foto udara ini menunjukkan situs keruntuhan bangunan yang sedang dibangun di Bangkok pada 29 Maret 2025, sehari setelah gempa bumi melanda Myanmar dan Thailand tengah.
Gambar AFP/Getty
Sembunyikan keterangan
Caption beralih
Gambar AFP/Getty
Kerabat menunggu anggota keluarga yang hilang selama operasi pencarian untuk para penyintas di lokasi sebuah gedung yang runtuh setelah gempa bumi di Bangkok, Thailand, pada 29 Maret 2025.
Saya bertahan Laowilas/Nurphoto melalui Getty Imagesges
Sembunyikan keterangan
Caption beralih
Saya bertahan Laowilas/Nurphoto melalui Getty Imagesges
Orang -orang menyaksikan penyelamat mencari para penyintas yang terperangkap di gedung kondominium Sky Villa yang runtuh di Mandalay pada tanggal 29 Maret 2025, sehari setelah gempa bumi melanda Myanmar tengah.
Sai Aung Main/AFP Via Getty Images
Sembunyikan keterangan
Caption beralih
Sai Aung Main/AFP Via Getty Images
Ye Aung (atas) menemani istrinya Phyu berbaring Khaing dalam perjalanan ke rumah sakit setelah dia diselamatkan dari puing -puing gedung apartemen kondominium Sky Villa yang runtuh di Mandalay pada 29 Maret 2025.
Sai Aung Main/AFP Via Getty Images
Sembunyikan keterangan
Caption beralih
Sai Aung Main/AFP Via Getty Images
Orang -orang memeriksa puing -puing bangunan yang runtuh di Mandalay pada 28 Maret 2025, setelah gempa bumi.
AFP/Via Getty Images
Sembunyikan keterangan
Caption beralih
AFP/Via Getty Images
Pengemudi menunggu sejalan di sebuah pompa bensin di Mandalay pada 29 Maret 2025, sehari setelah gempa bumi melanda Myanmar tengah.
Sai Aung Main/AFP Via Getty Images
Sembunyikan keterangan
Caption beralih
Sai Aung Main/AFP Via Getty Images
Pagoda yang rusak digambarkan di Mandalay pada 29 Maret 2025, sehari setelah gempa bumi melanda Myanmar pusat.
Sai Aung Main/AFP Via Getty Images
Sembunyikan keterangan
Caption beralih
Sai Aung Main/AFP Via Getty Images
Anjing K-9 berjalan di lokasi sebuah bangunan yang runtuh, mengikuti gempa bumi yang kuat, di Bangkok, Thailand, 29 Maret 2025.
Chalyinee Thirasupa/Reuters
Sembunyikan keterangan
Caption beralih
Chalyinee Thirasupa/Reuters
Orang -orang berkendara dengan sepeda motor melewati bangunan yang runtuh di Mandalay pada 28 Maret 2025, setelah gempa bumi di Myanmar tengah.
AFP/Via Getty Images
Sembunyikan keterangan
Caption beralih
AFP/Via Getty Images
Anggota publik dengan cemas menunggu berita tentang operasi penyelamatan di situs cratuchak pencakar langit pada tanggal 29 Maret 2025 di Bangkok, Thailand.
Gambar osten-tan mailee/getty
Sembunyikan keterangan
Caption beralih
Gambar osten-tan mailee/getty
Peralatan konstruksi yang berat digunakan untuk menggali puing -puing karena orang mencari penyintas di gedung yang rusak di Mandalay pada 29 Maret 2025.
Sai Aung Main/AFP Via Getty Images
Sembunyikan keterangan
Caption beralih
Sai Aung Main/AFP Via Getty Images
Seorang pekerja penyelamat menghadap ke puing -puing ketika tim berupaya membebaskan penduduk yang terperangkap di pengembangan kondominium Sky Villa yang hancur di Mandalay pada 29 Maret 2025
Sai Aung Main/AFP Via Getty Images
Sembunyikan keterangan
Caption beralih
Sai Aung Main/AFP Via Getty Images
Orang -orang tidur di tempat terbuka di Taman Chatuchak di Bangkok pada 29 Maret 2025, sehari setelah gempa bumi melanda Myanmar dan Thailand.
Chanakarn Laosarakham/AFP via Getty Images
Sembunyikan keterangan
Caption beralih
Chanakarn Laosarakham/AFP via Getty Images
Seorang pekerja penyelamat berdiri di atas puing -puing saat tim berupaya membebaskan penduduk yang terperangkap di pengembangan kondominium Sky Villa yang hancur di Mandalay pada 29 Maret 2025.
Sai Aung Main/AFP Via Getty Images
Sembunyikan keterangan
Caption beralih
Sai Aung Main/AFP Via Getty Images
Pekerja penyelamat membawa mayat korban di lokasi keruntuhan bangunan di bawah konstruksi di Bangkok pada tanggal 29 Maret 2025.
Gambar Lillian Suwanrumpha/AFP Via Getty Images
Sembunyikan keterangan
Caption beralih
Gambar Lillian Suwanrumpha/AFP Via Getty Images
Orang -orang naik ke gedung yang rusak saat mereka mencari yang selamat di Mandalay pada 29 Maret 2025.
Sai Aung Main/AFP Via Getty Images
Sembunyikan keterangan
Caption beralih
Sai Aung Main/AFP Via Getty Images
Pasien dirawat di area perawatan medis darurat di aula rekreasi rumah sakit di Bangkok pada 29 Maret 2025.
Montira Rungjirajittranon/AFP via Getty Images
Sembunyikan keterangan
Caption beralih
Montira Rungjirajittranon/AFP via Getty Images
Pekerja penyelamat terlihat bekerja di sebuah bangunan yang runtuh setelah gempa bumi.
Gambar peerapon boonyakiat/sopa/lightrockets melalui gambar getMages
Sembunyikan keterangan
Caption beralih
Gambar peerapon boonyakiat/sopa/lightrockets melalui gambar getMages
Sebuah bangunan rusak setelah gempa bumi Jumat, 28 Maret 2025, di Naypyitaw, Myanmar.
Aung bersinar ya/ap
Sembunyikan keterangan
Caption beralih
Aung bersinar ya/ap
Seorang penduduk membawa barang -barang di atas puing -puing di sebelah sebuah bangunan yang rusak di Naypyidaw pada 28 Maret 2025, setelah gempa bumi di Myanmar tengah.
Sai Aung Main/AFP Via Getty Images
Sembunyikan keterangan
Caption beralih
Sai Aung Main/AFP Via Getty Images
RakyatPos.ID Network









