Lihat setelah gempa bumi di Myanmar dan Thailand: NPR

- Jurnalis

Sabtu, 29 Maret 2025 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyelamat mencari melalui puing -puing bangunan yang rusak mencari orang yang selamat di Mandalay pada 29 Maret 2025, sehari setelah gempa bumi melanda Myanmar pusat.

Sai Aung Main/AFP Via Getty Images

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT


Sembunyikan keterangan

Caption beralih

Sai Aung Main/AFP Via Getty Images

Catatan Editor: Gambar mungkin berisi konten grafis.

Pekerja penyelamat menarik lebih banyak mayat dari puing -puing di Myanmar hari ini setelah gempa bumi yang kuat melanda kemarin.

Gempa 7,7 besarnya melanda pada tengah hari dengan pusat gempa tidak jauh dari kota Mandalay.

Gempa diikuti oleh beberapa gempa susulan – termasuk satu berukuran 6.4.

Lebih dari 90 orang dapat terjebak di dalam sisa -sisa blok apartemen yang dihancurkan di Mandalay di Myanmar tengah yang dihancurkan oleh gempa bumi yang menghancurkan, seorang pejabat Palang Merah mengatakan kepada AFP ketika penyelamat bekerja untuk membebaskan para korban.

Para pejabat mengatakan lebih dari 1.600 orang telah meninggal. Ribuan lainnya terluka dan lusinan masih hilang.

Foto udara ini menunjukkan situs keruntuhan bangunan di bawah konstruksi di Bangkok

Foto udara ini menunjukkan situs keruntuhan bangunan yang sedang dibangun di Bangkok pada 29 Maret 2025, sehari setelah gempa bumi melanda Myanmar dan Thailand tengah.

Gambar AFP/Getty


Sembunyikan keterangan

Caption beralih

Gambar AFP/Getty

Kerabat menunggu anggota keluarga yang hilang selama operasi pencarian untuk para penyintas di lokasi sebuah gedung yang runtuh setelah gempa bumi di Bangkok, Thailand, pada 29 Maret 2025.

Kerabat menunggu anggota keluarga yang hilang selama operasi pencarian untuk para penyintas di lokasi sebuah gedung yang runtuh setelah gempa bumi di Bangkok, Thailand, pada 29 Maret 2025.

Saya bertahan Laowilas/Nurphoto melalui Getty Imagesges


Sembunyikan keterangan

Caption beralih

Saya bertahan Laowilas/Nurphoto melalui Getty Imagesges

Orang -orang menyaksikan penyelamat mencari para penyintas yang terperangkap di gedung kondominium Sky Villa yang runtuh di Mandalay pada tanggal 29 Maret 2025, sehari setelah gempa bumi melanda Myanmar tengah. Penyelamat menarik seorang wanita hidup -hidup dari reruntuhan sebuah gedung apartemen yang runtuh di Mandalay pada 29 Maret, para jurnalis AFP melihat, 30 jam setelah gempa yang menghancurkan melanda Myanmar. (Foto oleh Sai Aung Main / AFP) (Foto oleh Sai Aung Main / AFP via Getty Images)

Orang -orang menyaksikan penyelamat mencari para penyintas yang terperangkap di gedung kondominium Sky Villa yang runtuh di Mandalay pada tanggal 29 Maret 2025, sehari setelah gempa bumi melanda Myanmar tengah.

Sai Aung Main/AFP Via Getty Images


Sembunyikan keterangan

Caption beralih

Sai Aung Main/AFP Via Getty Images

  Ye Aung (atas) menemani istrinya Phyu berbaring khaing dalam perjalanan ke rumah sakit

Ye Aung (atas) menemani istrinya Phyu berbaring Khaing dalam perjalanan ke rumah sakit setelah dia diselamatkan dari puing -puing gedung apartemen kondominium Sky Villa yang runtuh di Mandalay pada 29 Maret 2025.

Sai Aung Main/AFP Via Getty Images


Sembunyikan keterangan

Caption beralih

Sai Aung Main/AFP Via Getty Images

Orang -orang memeriksa puing -puing bangunan yang runtuh

Orang -orang memeriksa puing -puing bangunan yang runtuh di Mandalay pada 28 Maret 2025, setelah gempa bumi.

AFP/Via Getty Images


Sembunyikan keterangan

Caption beralih

AFP/Via Getty Images

Pengendara menunggu di antrean di pompa bensin

Pengemudi menunggu sejalan di sebuah pompa bensin di Mandalay pada 29 Maret 2025, sehari setelah gempa bumi melanda Myanmar tengah.

Sai Aung Main/AFP Via Getty Images


Sembunyikan keterangan

Caption beralih

Sai Aung Main/AFP Via Getty Images

  Pagoda yang rusak digambarkan

Pagoda yang rusak digambarkan di Mandalay pada 29 Maret 2025, sehari setelah gempa bumi melanda Myanmar pusat.

Sai Aung Main/AFP Via Getty Images


Sembunyikan keterangan

Caption beralih

Sai Aung Main/AFP Via Getty Images

Anjing K-9 berjalan di lokasi sebuah bangunan yang runtuh

Anjing K-9 berjalan di lokasi sebuah bangunan yang runtuh, mengikuti gempa bumi yang kuat, di Bangkok, Thailand, 29 Maret 2025.

Chalyinee Thirasupa/Reuters


Sembunyikan keterangan

Caption beralih

Chalyinee Thirasupa/Reuters

Orang -orang berkendara dengan sepeda motor melewati bangunan yang runtuh di Mandalay pada 28 Maret 2025, setelah gempa bumi di Myanmar tengah.

Orang -orang berkendara dengan sepeda motor melewati bangunan yang runtuh di Mandalay pada 28 Maret 2025, setelah gempa bumi di Myanmar tengah.

AFP/Via Getty Images


Sembunyikan keterangan

Caption beralih

AFP/Via Getty Images

Anggota publik dengan cemas menunggu berita tentang operasi penyelamatan di situs cratuchak pencakar langit

Anggota publik dengan cemas menunggu berita tentang operasi penyelamatan di situs cratuchak pencakar langit pada tanggal 29 Maret 2025 di Bangkok, Thailand.

Gambar osten-tan mailee/getty


Sembunyikan keterangan

Caption beralih

Gambar osten-tan mailee/getty

Peralatan konstruksi yang berat digunakan untuk menggali puing -puing karena orang mencari orang yang selamat di sebuah bangunan yang rusak di Mandalay pada tanggal 29 Maret 2025, sehari setelah gempa bumi melanda Myanmar tengah. Penyelamat menggali puing -puing bangunan yang runtuh pada 29 Maret dalam pencarian putus asa untuk para penyintas setelah gempa bumi besar menghantam Myanmar dan Thailand, menewaskan lebih dari 1000 orang. (Foto oleh Sai Aung Main / AFP) (Foto oleh Sai Aung Main / AFP via Getty Images)

Peralatan konstruksi yang berat digunakan untuk menggali puing -puing karena orang mencari penyintas di gedung yang rusak di Mandalay pada 29 Maret 2025.

Sai Aung Main/AFP Via Getty Images


Sembunyikan keterangan

Caption beralih

Sai Aung Main/AFP Via Getty Images

Seorang pekerja penyelamat menghadap ke luar puing -puing

Seorang pekerja penyelamat menghadap ke puing -puing ketika tim berupaya membebaskan penduduk yang terperangkap di pengembangan kondominium Sky Villa yang hancur di Mandalay pada 29 Maret 2025

Sai Aung Main/AFP Via Getty Images


Sembunyikan keterangan

Caption beralih

Sai Aung Main/AFP Via Getty Images

Orang -orang tidur di tempat terbuka di Taman Chatuchak di Bangkok

Orang -orang tidur di tempat terbuka di Taman Chatuchak di Bangkok pada 29 Maret 2025, sehari setelah gempa bumi melanda Myanmar dan Thailand.

Chanakarn Laosarakham/AFP via Getty Images


Sembunyikan keterangan

Caption beralih

Chanakarn Laosarakham/AFP via Getty Images

Seorang pekerja penyelamat berdiri di atas puing -puing

Seorang pekerja penyelamat berdiri di atas puing -puing saat tim berupaya membebaskan penduduk yang terperangkap di pengembangan kondominium Sky Villa yang hancur di Mandalay pada 29 Maret 2025.

Sai Aung Main/AFP Via Getty Images


Sembunyikan keterangan

Caption beralih

Sai Aung Main/AFP Via Getty Images

Pekerja penyelamat membawa tubuh korban

Pekerja penyelamat membawa mayat korban di lokasi keruntuhan bangunan di bawah konstruksi di Bangkok pada tanggal 29 Maret 2025.

Gambar Lillian Suwanrumpha/AFP Via Getty Images


Sembunyikan keterangan

Caption beralih

Gambar Lillian Suwanrumpha/AFP Via Getty Images

Orang -orang naik ke gedung yang rusak

Orang -orang naik ke gedung yang rusak saat mereka mencari yang selamat di Mandalay pada 29 Maret 2025.

Sai Aung Main/AFP Via Getty Images


Sembunyikan keterangan

Caption beralih

Sai Aung Main/AFP Via Getty Images

  Pasien dirawat di area perawatan medis darurat

Pasien dirawat di area perawatan medis darurat di aula rekreasi rumah sakit di Bangkok pada 29 Maret 2025.

Montira Rungjirajittranon/AFP via Getty Images


Sembunyikan keterangan

Caption beralih

Montira Rungjirajittranon/AFP via Getty Images

Pekerja penyelamat terlihat bekerja di gedung yang runtuh setelah gempa bumi

Pekerja penyelamat terlihat bekerja di sebuah bangunan yang runtuh setelah gempa bumi.

Gambar peerapon boonyakiat/sopa/lightrockets melalui gambar getMages


Sembunyikan keterangan

Caption beralih

Gambar peerapon boonyakiat/sopa/lightrockets melalui gambar getMages

Sebuah bangunan rusak setelah gempa bumi

Sebuah bangunan rusak setelah gempa bumi Jumat, 28 Maret 2025, di Naypyitaw, Myanmar.

Aung bersinar ya/ap


Sembunyikan keterangan

Caption beralih

Aung bersinar ya/ap

Seorang penduduk membawa barang -barang di atas puing -puing

Seorang penduduk membawa barang -barang di atas puing -puing di sebelah sebuah bangunan yang rusak di Naypyidaw pada 28 Maret 2025, setelah gempa bumi di Myanmar tengah.

Sai Aung Main/AFP Via Getty Images


Sembunyikan keterangan

Caption beralih

Sai Aung Main/AFP Via Getty Images

RakyatPos.ID Network

Berita Terkait

Event Organizer Kunci Sukses Penyelenggaraan Acara Profesional
Nirwana Group Kini Hadir sebagai Produsen Rolling Door di Jakarta
Kesalahan Traveling yang Bikin Biaya Bengkak
Ini Alasan Mengapa Pasang IndiHome Jakarta Selatan Adalah Investasi Terbaik untuk Menunjang Gaya Hidup ‘Anak Jaksel’ yang Sesungguhnya
Glodok Gauge Penyedia Alat Ukur Tekanan & Suhu Terpercaya untuk Industri. Komitmen Terhadap Kualitas, Inovasi, dan Keamanan
Dari Wedding hingga Brand Activation, Photobooth Kembali Jadi Tren Hits
Trump memotong tarif setelah bertemu dengan pemimpin Tiongkok
Profesor Ini Membiarkan Separuh Kelasnya Menggunakan AI. Inilah yang Terjadi

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:50 WIB

Event Organizer Kunci Sukses Penyelenggaraan Acara Profesional

Senin, 27 April 2026 - 11:41 WIB

Nirwana Group Kini Hadir sebagai Produsen Rolling Door di Jakarta

Selasa, 2 Desember 2025 - 22:41 WIB

Kesalahan Traveling yang Bikin Biaya Bengkak

Jumat, 28 November 2025 - 22:31 WIB

Ini Alasan Mengapa Pasang IndiHome Jakarta Selatan Adalah Investasi Terbaik untuk Menunjang Gaya Hidup ‘Anak Jaksel’ yang Sesungguhnya

Selasa, 11 November 2025 - 23:07 WIB

Glodok Gauge Penyedia Alat Ukur Tekanan & Suhu Terpercaya untuk Industri. Komitmen Terhadap Kualitas, Inovasi, dan Keamanan

Berita Terbaru

advertorial

Event Organizer Kunci Sukses Penyelenggaraan Acara Profesional

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:50 WIB

Uncategorized

Clint Capela ‘terkejut’ dengan jab Deandre Ayton

Senin, 27 Apr 2026 - 11:57 WIB

advertorial

Nirwana Group Kini Hadir sebagai Produsen Rolling Door di Jakarta

Senin, 27 Apr 2026 - 11:41 WIB