Misi SpaceX Private yang akan datang akan dengan berani pergi ke tempat yang belum pernah diorbit manusia sebelumnya

- Jurnalis

Kamis, 27 Maret 2025 - 00:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SpaceX bersiap untuk salah satu misi paling unik, meluncurkan empat astronot pribadi ke orbit kutub untuk mengamati daerah paling terpencil di planet ini dari atas.

Misi FRAM2, dinamai untuk menghormati kapal asli yang mencapai wilayah Arktik dan Antartika Bumi, ditetapkan untuk diluncurkan tidak lebih awal dari Senin, 31 Maret pukul 11:20 PM ET. Misi akan menjelajah di mana tidak ada misi Spaceflight manusia lainnya yang pernah terjadi sebelumnya, terbang di atas daerah kutub planet di ketinggian sekitar 265 hingga 280 mil (425 hingga 450 kilometer) di atas tanah.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Awak empat orang akan naik roket SpaceX Falcon 9, diangkat dari Kennedy Space Center di Florida. Chun Wang dari Malta, yang mendirikan perusahaan pertambangan Bitcoin F2Pool dan pergaulan, memimpin FRAM2 dan dilaporkan mendanai misi. Kru yang tersisa termasuk Jannicke Mikkelsen, seorang sinematografer Norwegia; Eric Philips, seorang petualang kutub Australia; dan Rabea Rogge, seorang peneliti robotika Jerman. Terlepas dari latar belakang eklektik mereka, para astronot pribadi semuanya adalah pemula dalam hal spaceflight.

Para kru akan menjadi astronot pertama yang mengorbit di atas Polandia Bumi, mengikuti lintasan yang belum pernah dicoba oleh misi manusia sebelumnya. “Lintasan penerbangan baru ini akan membuka kunci kemungkinan baru untuk Spaceflight manusia dan memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang planet kita dan daerah kutubnya,” pembacaan rilis berita Fram2, menurut Florida Today. “Dengan pengecualian Misi Lunar Apollo, Polandia Utara dan Selatan belum sepenuhnya terlihat oleh astronot lain di orbit, termasuk yang ada di atas stasiun ruang angkasa internasional.”

Keempat astronot akan menghabiskan tiga hingga lima hari di pesawat ruang angkasa kru Dragon SpaceX, menatap ke bawah dari orbit kutub dengan kecenderungan sekitar 60 hingga 90 derajat ke ekuator. Dari sudut pandang mereka yang unik, kru akan mempelajari fenomena seperti Aurora yang dikenal sebagai Steve (peningkatan kecepatan emisi termal yang kuat), yang dikenal karena ungu dan hijau yang kabur di langit.

Misi ini juga akan mencakup eksperimen yang akan berusaha menumbuhkan jamur di ruang angkasa. Diluncurkan oleh perusahaan Australia, Foodiq Global, muatan penelitian ini akan bertujuan untuk menanam tanaman jamur tiram dalam gayaberat mikro sebagai cara untuk menyediakan nutrisi untuk misi manusia di masa depan ke bulan dan Mars, The Guardian melaporkan.

SpaceX terus mendorong batas spaceflight pribadi. Misi pribadi terakhirnya, Polaris Dawn, melepas pesawat ruang angkasa komersial pertama dalam sejarah, dengan dua astronot yang berkelana di luar kendaraan naga dan masuk ke ruang hampa ruang.

FRAM2 membawa risikonya sendiri. Orbit kutub umumnya digunakan oleh satelit yang mengamati bumi dan misi pengintaian. Jalur orbital ISS melewati lebih dari 90% bumi, dengan pengecualian garis lintang utara 51,6 derajat di belahan bumi utara, atau selatan 51,6 derajat di belahan bumi selatan. Namun, terbang melalui wilayah kutub umumnya dihindari di ruang angkasa karena paparan radiasi yang lebih tinggi dari biasa, termasuk risiko yang terkait dengan peningkatan aktivitas auroral, menurut NASA.

Jari -jari dilintasi bahwa kru empat astronot amatir dapat melakukan misi yang sukses di atas tiang bumi.

RakyatPos.ID Network

Berita Terkait

Event Organizer Kunci Sukses Penyelenggaraan Acara Profesional
Nirwana Group Kini Hadir sebagai Produsen Rolling Door di Jakarta
Kesalahan Traveling yang Bikin Biaya Bengkak
Ini Alasan Mengapa Pasang IndiHome Jakarta Selatan Adalah Investasi Terbaik untuk Menunjang Gaya Hidup ‘Anak Jaksel’ yang Sesungguhnya
Glodok Gauge Penyedia Alat Ukur Tekanan & Suhu Terpercaya untuk Industri. Komitmen Terhadap Kualitas, Inovasi, dan Keamanan
Dari Wedding hingga Brand Activation, Photobooth Kembali Jadi Tren Hits
Trump memotong tarif setelah bertemu dengan pemimpin Tiongkok
Profesor Ini Membiarkan Separuh Kelasnya Menggunakan AI. Inilah yang Terjadi

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:50 WIB

Event Organizer Kunci Sukses Penyelenggaraan Acara Profesional

Senin, 27 April 2026 - 11:41 WIB

Nirwana Group Kini Hadir sebagai Produsen Rolling Door di Jakarta

Selasa, 2 Desember 2025 - 22:41 WIB

Kesalahan Traveling yang Bikin Biaya Bengkak

Jumat, 28 November 2025 - 22:31 WIB

Ini Alasan Mengapa Pasang IndiHome Jakarta Selatan Adalah Investasi Terbaik untuk Menunjang Gaya Hidup ‘Anak Jaksel’ yang Sesungguhnya

Selasa, 11 November 2025 - 23:07 WIB

Glodok Gauge Penyedia Alat Ukur Tekanan & Suhu Terpercaya untuk Industri. Komitmen Terhadap Kualitas, Inovasi, dan Keamanan

Berita Terbaru

advertorial

Event Organizer Kunci Sukses Penyelenggaraan Acara Profesional

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:50 WIB

Uncategorized

Clint Capela ‘terkejut’ dengan jab Deandre Ayton

Senin, 27 Apr 2026 - 11:57 WIB

advertorial

Nirwana Group Kini Hadir sebagai Produsen Rolling Door di Jakarta

Senin, 27 Apr 2026 - 11:41 WIB