Administrasi Trump telah memerintahkan National Institutes of Health untuk mengakhiri lusinan studi yang memeriksa mengapa orang ragu -ragu tentang vaksin dan masalah yang terkait dengan komunitas LGBTQ. NIH juga mengumpulkan informasi tentang hibah yang melibatkan teknologi mRNA yang digunakan untuk membuat vaksin COVID-19.
RakyatPos.ID Network
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT









