Sebuah tim peneliti di HZB telah mengembangkan teknik cerdas untuk membaca status putaran kuantum dalam berlian menggunakan sinyal listrik, bukan cahaya. Terobosan ini dapat secara dramatis menyederhanakan sensor kuantum dan komputasi perangkat keras. Berlian yang mengandung cacat aktif optik spesifik, yang dikenal sebagai pusat warna, dapat berfungsi sebagai sensor yang sangat sensitif atau sebagai qubit untuk kuantum (…)
RakyatPos.ID Network









