Sana'a, (pic)
Angkatan bersenjata Yaman mengatakan pada Rabu malam bahwa mereka telah menenggak jet tempur F-18 AS selama pemogokan sebelumnya pada kapal induk USS Harry S. Truman, dan meluncurkan serangan drone baru selama 24 jam terakhir yang menargetkan operator AS lainnya dan kota-kota Israel.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Juru Bicara Militer Yehya Sariee mengatakan dalam sebuah pernyataan televisi di saluran satelit al-Masirah Yaman bahwa serangan sebelumnya di Laut Merah mengakibatkan “penurunan jet tempur F-18 ke laut” dan memaksa truman untuk “mundur menuju kanal Suez.”
Angkatan Laut AS mengklaim pada hari Senin “Super Hornet” F/A-18 hilang di laut setelah jatuh ke laut saat ditarik di atas USS Harry S. Truman. Seorang pejabat AS mengatakan laporan awal mengindikasikan bahwa jet jatuh ketika operator membuat pergantian sulit untuk menghindari kebakaran Yaman yang masuk.
Sariee juga mengatakan angkatan bersenjata Yaman telah menargetkan kapal induk USS Carl Vinson dan kapal perang pengawalan di Laut Arab dengan drone.
Dia menambahkan bahwa angkatan bersenjata juga telah melancarkan serangan drone di situs -situs militer vital di kota -kota Israel di Jaffa dan Ashkelon.
Ketegangan antara kelompok Yaman Ansarullah (Houthi) dan AS telah meningkat sejak Washington melanjutkan serangan udara di Yaman utara pada 15 Maret. AS memulai kampanyenya terhadap kelompok itu untuk mencegah kelompok itu menargetkan Israel dan kapal komersial yang terhubung ke Israel sebagai tanggapan terhadap perang genokidal pada strip Gaza.
Kelompok Ansarullah, yang mengendalikan sebagian besar Yaman utara dan lembaga -lembaga militernya, berulang kali mengatakan mereka akan menghentikan serangan balik terhadap Israel dan pasukan AS jika Israel mengakhiri perang genosidal terhadap Gaza dan memungkinkan bantuan kemanusiaan ke wilayah Palestina.
RakyatPos.ID Network









