DOJ mengkonfirmasi kesepakatan untuk menjatuhkan penuntutan boeing atas kecelakaan mematikan: NPR

- Jurnalis

Sabtu, 24 Mei 2025 - 03:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kerabat korban memegang plakat dengan foto -foto korban kecelakaan Ethiopian Airlines penerbangan 302 pada Maret 2019, sebelum sidang di Fort Worth, Texas, pada Januari 2023.

Shelby Tauber/AFP via Getty Images

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT


Sembunyikan keterangan

Caption beralih

Shelby Tauber/AFP via Getty Images

WASHINGTON – Departemen Kehakiman mengatakan kepada hakim federal pada hari Jumat bahwa mereka mencapai kesepakatan pada prinsipnya dengan Boeing untuk membatalkan tuduhan pidana atas dua tabrakan fatal 737 Max Jets, meskipun ada keberatan dari anggota keluarga dari beberapa korban kecelakaan.

Ini adalah giliran terbaru dalam kisah hukum yang sudah berjalan lama setelah kecelakaan fatal dari dua 737 Max Jets, pada 2018 dan 2019, yang menewaskan 346 orang.

Departemen Kehakiman mencapai perjanjian penuntutan yang ditangguhkan dengan Boeing selama pemerintahan Trump pertama. Tetapi jaksa penuntut mengubah arah di bawah Presiden Biden, menghidupkan kembali kasus pidana terhadap raksasa kedirgantaraan. Boeing setuju tahun lalu untuk mengaku bersalah karena menipu regulator, tetapi seorang hakim federal menolak kesepakatan pembelaan yang diusulkan itu.

Sekarang Departemen Kehakiman telah mencapai perjanjian lain yang akan memungkinkan Boeing untuk menghindari penuntutan pidana.

Dalam pengajuan pengadilan, pengacara DOJ menyebut perjanjian itu “resolusi yang adil dan adil yang melayani publik.” Kesepakatan itu “menjamin akuntabilitas lebih lanjut dan manfaat substansial dari Boeing segera, sambil menghindari ketidakpastian dan risiko litigasi yang disajikan dengan melanjutkan ke pengadilan,” tulis mereka.

DOJ mengatakan itu meletakkan ketentuan kesepakatan terbaru dalam pertemuan dengan anggota keluarga para korban dan pengacara mereka minggu lalu. Beberapa anggota keluarga mendukung kesepakatan itu, menurut pengajuan DOJ.

Tetapi anggota keluarga lain mengatakan bahwa mereka marah dengan perjanjian dan bahwa mereka berencana untuk melawannya di pengadilan.

RakyatPos.ID Network

Berita Terkait

Event Organizer Kunci Sukses Penyelenggaraan Acara Profesional
Nirwana Group Kini Hadir sebagai Produsen Rolling Door di Jakarta
Kesalahan Traveling yang Bikin Biaya Bengkak
Ini Alasan Mengapa Pasang IndiHome Jakarta Selatan Adalah Investasi Terbaik untuk Menunjang Gaya Hidup ‘Anak Jaksel’ yang Sesungguhnya
Glodok Gauge Penyedia Alat Ukur Tekanan & Suhu Terpercaya untuk Industri. Komitmen Terhadap Kualitas, Inovasi, dan Keamanan
Dari Wedding hingga Brand Activation, Photobooth Kembali Jadi Tren Hits
Trump memotong tarif setelah bertemu dengan pemimpin Tiongkok
Profesor Ini Membiarkan Separuh Kelasnya Menggunakan AI. Inilah yang Terjadi

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:50 WIB

Event Organizer Kunci Sukses Penyelenggaraan Acara Profesional

Senin, 27 April 2026 - 11:41 WIB

Nirwana Group Kini Hadir sebagai Produsen Rolling Door di Jakarta

Selasa, 2 Desember 2025 - 22:41 WIB

Kesalahan Traveling yang Bikin Biaya Bengkak

Jumat, 28 November 2025 - 22:31 WIB

Ini Alasan Mengapa Pasang IndiHome Jakarta Selatan Adalah Investasi Terbaik untuk Menunjang Gaya Hidup ‘Anak Jaksel’ yang Sesungguhnya

Selasa, 11 November 2025 - 23:07 WIB

Glodok Gauge Penyedia Alat Ukur Tekanan & Suhu Terpercaya untuk Industri. Komitmen Terhadap Kualitas, Inovasi, dan Keamanan

Berita Terbaru

advertorial

Event Organizer Kunci Sukses Penyelenggaraan Acara Profesional

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:50 WIB

Uncategorized

Clint Capela ‘terkejut’ dengan jab Deandre Ayton

Senin, 27 Apr 2026 - 11:57 WIB

advertorial

Nirwana Group Kini Hadir sebagai Produsen Rolling Door di Jakarta

Senin, 27 Apr 2026 - 11:41 WIB