Tepi Barat, (foto)
Pasukan Pendudukan Israel (IOF) menculik lusinan warga Palestina selama kampanye penangkapan skala besar di Tepi Barat, yang dimulai tadi malam dan berlanjut hingga Selasa pagi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut sumber lokal, IOF menculik sekitar 30 warga selama serangan di kota Dura di provinsi Al-Khalil.
Sumber-sumber itu mengatakan bahwa IOF menahan sejumlah warga negara di sebuah rumah milik keluarga martir Abdul-Fattah al-Hermat di kota.
Beberapa anggota keluarga Heribat termasuk di antara para tahanan. IOF dilaporkan menganiaya semua tahanan, dan menggiring mereka bersama sambil diborgol dan ditutup matanya.
Di Nablus selatan, pasukan Israel menculik sekitar 15 warga, termasuk saudara dan kerabat, dan diinterogasi lusinan setelah penggerebekan kekerasan di rumah -rumah di kota Beita.
Sejumlah pemuda dilaporkan dibawa ke pusat medis setelah mereka dipukuli oleh tentara Israel.
Tentara Israel juga menyerbu kamp pengungsi Askar di Nablus timur, di mana mereka menggerebek sebuah rumah milik keluarga Qamhiya, menyerang penghuninya dan menculik salah satu dari mereka.
Dua warga muda lainnya juga ditahan selama serangan IOF di kamp Askar.
Di Jenin, seorang warga negara diculik oleh IOF dari rumahnya di kota Ya'bad.
Di Betlehem, IOF menyerbu area pasar lama kota, menyerbu sebuah sekolah dan memaksa siswa dan gurunya untuk meninggalkannya.
Di Yerusalem Timur, kotamadya Israel melakukan kampanye pembongkaran terhadap rumah-rumah Palestina dan fasilitas komersial di lingkungan Al-Buhayra di Kota Anata.
RakyatPos.ID Network









