Sebuah pertunjukan screengrab, menurut tentara Israel, Kepala Hamas Gaza Mohammed Sinwar, diambil dari video handout yang dirilis 17 Desember 2023.
Tentara/Handout Israel melalui Reuters
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sembunyikan keterangan
Caption beralih
Tentara/Handout Israel melalui Reuters
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pemimpin Hamas Mohammed Sinwar telah dibunuh oleh pasukan Israel.
Berbicara pada hari Rabu di Knesset, parlemen Israel, Netanyahu mengatakan bahwa Sinwar terbunuh dalam serangan udara Israel. Netanyahu tidak menentukan di mana Sinwar terbunuh. Militer Israel mengatakan pada 13 Mei bahwa mereka menargetkan militan Hamas dalam serangan udara di sekitar kompleks Rumah Sakit Eropa di Khan Younis, di Gaza selatan. Media Israel mengutip pejabat pertahanan yang mengatakan bahwa Sinwar adalah sasaran, tetapi militer belum mengkonfirmasi bahwa ia terbunuh dalam pemogokan itu.
Sinwar adalah adik laki-laki Yahya Sinwar, pemimpin militer Hamas di Gaza yang menurut Israel adalah dalang dari 7 Oktober yang dipimpin Hamas 2023, serangan terhadap Israel yang menewaskan hampir 1.200 orang. Yahya Sinwar dibunuh oleh Israel Oktober lalu dan Mohammed Sinwar kemudian menjadi komandan senior Hamas di Gaza.
Udara Rumah Sakit 13 Mei menewaskan sedikitnya 16 orang dan melukai lebih dari 70. Mengutip sumber keamanan, media Israel melaporkan pada saat itu bahwa Mohammed Sinwar berada di bawah daerah itu di sebuah terowongan, dan diyakini telah terbunuh bersama 10 militan lainnya.
Hamas tidak segera mengkonfirmasi apakah pemogokan itu membunuh Sinwar, yang telah selamat dari beberapa upaya pembunuhan selama beberapa dekade terakhir.
RakyatPos.ID Network









