New Orleans Keuskupan Agung untuk membayar hampir $ 180 juta kepada korban pelecehan ulama: NPR

- Jurnalis

Kamis, 22 Mei 2025 - 12:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

File – Siluet salib dan jendela kaca patri terlihat di dalam gereja Katolik di New Orleans, 1 Desember 2012.

Gerald Herbert/AP

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT


Sembunyikan keterangan

Caption beralih

Gerald Herbert/AP

NEW ORLEANS – Keuskupan Agung New Orleans setuju untuk membayar hampir $ 180 juta kepada para korban pelecehan seksual klerus di bawah penyelesaian yang diumumkan pada hari Rabu, yang terbaru dalam serangkaian pemukiman oleh Gereja Katolik.

Keuskupan agung, paroki -paroki dan beberapa perusahaan asuransi akan membayar $ 179,2 juta menjadi kepercayaan untuk memberi manfaat bagi para penyintas, menurut sebuah pernyataan oleh komite yang menegosiasikan perjanjian tersebut. Uang itu akan didistribusikan setelah gereja muncul dari kebangkrutan, katanya.

Tetapi banyak dari yang selamat tidak ada di atas kapal, kata pengacara mereka.

“Penyelesaian yang diusulkan ini dibuat dalam kesepakatan ruang belakang rahasia bahwa Keuskupan Agung, Komite Kreditor dan Mediator tahu mayoritas korban korban tidak akan pernah setuju dan tidak diragukan lagi akan memberikan suara,” kata pengacara Soren Gisleson, Johnny Denenea dan Richard Trahant dalam sebuah pernyataan kepada pers terkait. “Tidak masuk akal dan merupakan kelanjutan dari pelecehan seumur hidup yang ditimbulkan oleh keuskupan agung pada orang -orang ini.”

Perjanjian tersebut, yang akan menyelesaikan gugatan yang diajukan pada tahun 2020, mensyaratkan persetujuan dari para penyintas serta pengadilan kebangkrutan dan kreditor Keuskupan Agung lainnya.

Aaron Hebert, yang mengatakan dia dilecehkan oleh seorang imam pada 1960 -an sebagai siswa kelas delapan, menyebut kesepakatan itu “penghinaan dan tamparan di wajahnya.”

“Keuskupan Agung New Orleans dan Uskup Agung (Gregory) Aymond melemparkan tawaran ini untuk mencegah para korban dan orang yang selamat dari mengambil klaim mereka ke Pengadilan Negeri,” kata Hebert.

Pernyataan komite mengatakan kesepakatan itu juga mencakup apa yang disebutnya ketentuan dan prosedur yang “belum pernah terjadi sebelumnya” untuk melindungi terhadap penyalahgunaan di masa depan dan memberikan layanan kepada para penyintas, termasuk tagihan hak yang selamat dan perubahan pada proses keuskupan agung untuk menangani klaim penyalahgunaan.

“Saya berterima kasih kepada Tuhan untuk semua yang telah bekerja untuk mencapai perjanjian ini dan bahwa kita dapat melihat ke masa depan menuju jalan menuju penyembuhan bagi para penyintas dan untuk gereja lokal kita,” kata Aymond dalam sebuah pernyataan.

Gugatan itu melibatkan lebih dari 500 orang yang mengatakan mereka dilecehkan oleh klerus. Kasus ini menghasilkan banyak catatan gereja yang dikatakan mendokumentasikan klaim pelecehan selama bertahun -tahun dan pola para pemimpin yang mentransfer klerus tanpa melaporkan dugaan kejahatan mereka kepada penegak hukum.

Pada tahun 2018 Keuskupan Agung merilis daftar yang mengidentifikasi lebih dari 50 anggota pendeta yang dikeluarkan dari kementerian selama bertahun -tahun karena “tuduhan yang kredibel” pelecehan seksual.

RakyatPos.ID Network

Berita Terkait

Event Organizer Kunci Sukses Penyelenggaraan Acara Profesional
Nirwana Group Kini Hadir sebagai Produsen Rolling Door di Jakarta
Kesalahan Traveling yang Bikin Biaya Bengkak
Ini Alasan Mengapa Pasang IndiHome Jakarta Selatan Adalah Investasi Terbaik untuk Menunjang Gaya Hidup ‘Anak Jaksel’ yang Sesungguhnya
Glodok Gauge Penyedia Alat Ukur Tekanan & Suhu Terpercaya untuk Industri. Komitmen Terhadap Kualitas, Inovasi, dan Keamanan
Dari Wedding hingga Brand Activation, Photobooth Kembali Jadi Tren Hits
Trump memotong tarif setelah bertemu dengan pemimpin Tiongkok
Profesor Ini Membiarkan Separuh Kelasnya Menggunakan AI. Inilah yang Terjadi

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:50 WIB

Event Organizer Kunci Sukses Penyelenggaraan Acara Profesional

Senin, 27 April 2026 - 11:41 WIB

Nirwana Group Kini Hadir sebagai Produsen Rolling Door di Jakarta

Selasa, 2 Desember 2025 - 22:41 WIB

Kesalahan Traveling yang Bikin Biaya Bengkak

Jumat, 28 November 2025 - 22:31 WIB

Ini Alasan Mengapa Pasang IndiHome Jakarta Selatan Adalah Investasi Terbaik untuk Menunjang Gaya Hidup ‘Anak Jaksel’ yang Sesungguhnya

Selasa, 11 November 2025 - 23:07 WIB

Glodok Gauge Penyedia Alat Ukur Tekanan & Suhu Terpercaya untuk Industri. Komitmen Terhadap Kualitas, Inovasi, dan Keamanan

Berita Terbaru

advertorial

Event Organizer Kunci Sukses Penyelenggaraan Acara Profesional

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:50 WIB

Uncategorized

Clint Capela ‘terkejut’ dengan jab Deandre Ayton

Senin, 27 Apr 2026 - 11:57 WIB

advertorial

Nirwana Group Kini Hadir sebagai Produsen Rolling Door di Jakarta

Senin, 27 Apr 2026 - 11:41 WIB