Orang -orang mengelilingi mayat orang Palestina yang terbunuh dalam serangan Israel di depan rumah sakit Indonesia di Beit Lahia di Jalur Gaza utara, pada hari Jumat.
Bashar Taleb/AFP Via Getty Images
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sembunyikan keterangan
Caption beralih
Bashar Taleb/AFP Via Getty Images
Tel Aviv, Israel – Ini merupakan minggu yang mematikan serangan udara Israel di Gaza.
Ratusan warga Palestina telah terbunuh dalam beberapa hari terakhir, dengan lebih dari 100 tewas pada hari Jumat saja, menurut pejabat kesehatan Gaza dan personel rumah sakit dan morgue yang dihubungi oleh NPR.

Lorong rumah sakit telah dibanjiri yang terluka dan mati. Banyak serangan telah membunuh seluruh keluarga besar. Korban berjuang untuk mengubur begitu banyak.
Tidak ada makanan atau persediaan yang memasuki Gaza selama lebih dari dua bulan blokade Israel di wilayah lebih dari 2 juta orang. Hampir setengah juta orang berada dalam “situasi kelaparan bencana” dan wilayah itu bisa menjadi kelaparan tanpa akses langsung ke makanan, kata Organisasi Kesehatan Dunia minggu ini.

Militer Israel mengatakan dalam hari terakhir meluncurkan lebih dari 150 serangan di situs teroris Hamas.
Putaran serangan yang intens terjadi ketika Presiden Trump mengakhiri lima hari mengunjungi negara -negara Timur Tengah, yang tidak termasuk Israel. Ada harapan bahwa selama waktunya di wilayah itu akan ada terobosan dalam pembicaraan lama untuk mencapai gencatan senjata dalam perang Israel-Hamas.
Tetapi pada akhir minggu, harapan itu memudar, Trump meninggalkan wilayah itu, dan pasukan Israel melanjutkan pemboman mereka ke Gaza.
Seorang pria memegang mayat anak kecil yang dibungkus dengan kain kafan, dengan mayat -mayat lain yang terbungkus tergeletak di lantai, di Rumah Sakit Indonesia di Jabalia, di Northern Gaza Strip, Rabu.
Anas Baba/NPR
Sembunyikan keterangan
Caption beralih
Anas Baba/NPR
Israel mengatakan kampanye tekanan militernya adalah satu -satunya cara untuk mengalahkan Hamas dan membawa pulang sandera yang hidup dan mayat para tawanan mati yang masih ditahan di Gaza. Mereka ditangkap selama serangan yang dipimpin Hamas di Israel pada 7 Oktober 2023, yang menewaskan 1.200 orang, menurut pemerintah Israel.

Jumlah warga Palestina yang terbunuh dalam serangan Israel dalam perang minggu ini melampaui 53.000 orang – sepertiga dari mereka anak -anak, menurut kementerian kesehatan Gaza.
Pihak berwenang Israel mengatakan mereka mengirim pesan ke Hamas: ini adalah kesempatan terakhir untuk membuat kesepakatan, atau bersiap untuk serangan baru yang diperluas di Gaza, dengan puluhan ribu cadangan Israel yang dipanggil untuk bertugas.
Anas Baba NPR menyumbang pelaporan dari Jalur Gaza.
RakyatPos.ID Network









