Tepi Barat, (foto)
Segerombolan pemukim Yahudi ekstremis menahan tiga jurnalis Palestina dan satu aktivis di Ramallah, sementara pasukan pendudukan Israel (IOF) menculik empat warga negara dari Betlehem dan melukai seorang anak di Jenin pada hari Sabtu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut sumber-sumber lokal, pemukim bersenjata keluar dari kendaraan dan menahan aktivis Rabie Abu Naim, dan jurnalis Mohamed Turkman, Karim Khmaeka, dan Ahmed al-Khatib ketika mereka mendokumentasikan pelanggaran pemukim dan pembongkaran tenda di desa al-Mughayyir di timur laut Ramallah.
Aktivis dan jurnalis mengatakan para pemukim mencegah mereka meninggalkan daerah itu di mobil mereka dan mencoba merebut kuncinya dan ponsel yang mereka gunakan untuk merekam pelanggaran Israel baru-baru ini yang telah dilakukan di desa Al-Mughayyir.
Para pemukim juga mengancam akan membunuh mereka jika mereka melihat mereka lagi di daerah itu.
Dalam insiden terpisah, seorang anak berusia 13 tahun menderita cedera peluru di kakinya setelah pasukan Israel menyerbu kota Al-Zababida di Jenin selatan. Anak itu dilarikan ke rumah sakit untuk bantuan medis.
Di Kota Tulkarem, tentara Israel menculik seorang pemuda setelah mencegat mobilnya di pinggiran Dinnaba.
Sumber -sumber lokal melaporkan bahwa para prajurit menyita ponsel pemuda itu dan memposting foto para pemimpin Israel di akun Facebook -nya.
IOF juga menculik tiga pemuda lainnya dari berbagai jalan di Kota Tulkarem.
Sementara itu, sekelompok pemukim bersenjata menyerang beberapa rumah Palestina di lingkungan Tel Al-Rumeida di kota tua di Al-Khalil.
Geng-geng pemukim lainnya menyerang petani Palestina di desa Farkha dekat Salfit dan menyerbu daerah perumahan di desa al-Mughayyir di Ramallah.
Tidak ada yang dilaporkan terluka dalam serangan pemukim.
RakyatPos.ID Network









