Bulan Crescent dan Venus digambarkan di Bangkok pada tahun 2023. Pendarat Soviet yang gagal menuju Venus pada tahun 1972 dan terdampar di orbit akhirnya akan kembali ke Bumi.
Jack Taylor/AFP Via Getty Images
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sembunyikan keterangan
Caption beralih
Jack Taylor/AFP Via Getty Images
Pesawat ruang angkasa Soviet diluncurkan setengah abad yang lalu yang disebut Kosmos 482 telah mengorbit Bumi selama beberapa dekade dan akhirnya diperkirakan akan memasuki kembali atmosfer Bumi akhir pekan mendatang.
Probe nakal sekarang dalam “kematian kematian terakhir.” Sangat mungkin bahwa itu akan memercikkan dalam badan air daripada tanah di tanah, kata Jonathan McDowell, seorang astronom di Center for Astrophysics di Harvard & Smithsonian.
“Ada peluang yang bukan seprei bahwa itu bisa mencapai suatu tempat di mana ia merusak properti, dan ada peluang kecil-tapi itu seperti satu dari ribuan-bahwa itu bisa menyakiti seseorang,” katanya kepada NPR Semua hal dipertimbangkan.

Ada juga kemungkinan bahwa lander bulat selebar seribu pon terbakar saat memasuki kembali atmosfer Bumi, tetapi McDowell berpikir itu tidak mungkin.
“Karena memiliki perisai panas dan dirancang untuk bertahan dari kerasnya atmosfer Venus, yang saya harapkan adalah alih -alih terbakar dan meleleh, itu akan masuk kembali pada dasarnya tidak rusak,” katanya.
Menurut NASA, para ilmuwan Soviet meluncurkan Kosmos 482 pada tahun 1972 dengan tujuan mencapai Venus. Tetapi kerusakan mesin yang jelas yang melantunkan pesawat ruang angkasa di orbit tanah rendah, di mana itu sejak saat itu. Itu dikemas dengan berbagai instrumen astronomi, dari sensor suhu dan tekanan hingga pemancar radio dan spektrometer sinar gamma.
Kosmos 482 terpisah menjadi beberapa bagian, beberapa di antaranya kemungkinan mendarat di Selandia Baru tak lama setelah diluncurkan, menurut sebuah posting blog oleh Marco Langbroek, seorang dosen di Universitas Teknologi Delft di Belanda.
Namun, penyelidikan Lander pesawat ruang angkasa telah bertahan di orbit.
Kerajinan Soviet dirancang untuk bertahan dengan suasana venus yang tebal dan panas dan memiliki parasut, meskipun tidak jelas apakah itu utuh atau akan bekerja setelah bertahun -tahun.
Langbroek memperkirakan bahwa masuk kembali dapat terjadi di mana saja melintasi petak besar dunia yang membentang dari Kanada dan Rusia ke ujung selatan Amerika Selatan.
Langbroek mengatakan pendarat – jika bertahan masuk kembali – dapat membuat dampak dengan kecepatan sekitar 150 mil per jam.
RakyatPos.ID Network









