Tidak ada pembebasan tawanan Israel tanpa akhir perang

- Jurnalis

Senin, 12 Mei 2025 - 05:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gaza, (pic)

Mohammad al-Hindi, Wakil Sekretaris Jenderal Gerakan Jihad Islam di Palestina, menyatakan bahwa perlawanan Palestina tidak akan membebaskan tawanan Israel kecuali Israel menghentikan perangnya dan mengakhiri kampanye genosida di Gaza.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam komentar pers, Al-Hindi mengulangi preferensi perlawanan untuk kesepakatan pertukaran tahanan “semua-untuk-semua”, tetapi mencatat bahwa gerakan ini juga terbuka untuk implementasi bertahap dari perjanjian yang komprehensif dan jelas.

Dia menuduh Israel mencoba menggunakan negosiasi untuk mengambil tawanannya tanpa mengakhiri perang dan dengan sengaja mediator luar biasa dari Mesir dan Qatar dengan tuntutan yang tidak realistis dan obstruktif untuk menghentikan kemajuan.

Al-Hindi menekankan bahwa melucuti perlawanan akan setara dengan memungkinkan perpindahan paksa Palestina dari Gaza-hasil resistensi dan orang-orang Palestina secara kategoris menolak.

Dia menggambarkan permintaan Israel untuk membongkar perlawanan sebagai hambatan utama untuk negosiasi dan menolak klaim Perdana Menteri Netanyahu tentang mengalahkan Hamas dan memaksa penyerahan sebagai fantasi murni.

Al-Hindi lebih lanjut memperingatkan bahwa pembantaian di Gaza dan Tepi Barat mungkin muncul sebagai kemenangan taktis untuk agenda Netanyahu tetapi, pada kenyataannya, menyembunyikan konsekuensi yang lebih dalam dan lebih berbahaya belum muncul.

Sebelumnya, gerakan Hamas juga telah menegaskan kembali penolakannya atas perjanjian parsial, bersikeras pada kesepakatan gencatan senjata yang komprehensif yang mencakup peta jalan pasca-perang dan menjamin penghentian penuh dan permanen untuk agresi Israel.

Perang Israel terhadap Gaza – dijelaskan oleh kelompok -kelompok hak -hak sebagai kampanye genosida dan pembersihan etnis – telah berlanjut selama lebih dari 581 hari. Sejak runtuhnya gencatan senjata yang rapuh pada 18 Maret, Israel telah melanjutkan serangan militernya, menggunakan kelaparan dan penutupan penyeberangan perbatasan sebagai senjata tambahan dalam strategi perangnya.



RakyatPos.ID Network

Berita Terkait

Event Organizer Kunci Sukses Penyelenggaraan Acara Profesional
Nirwana Group Kini Hadir sebagai Produsen Rolling Door di Jakarta
Kesalahan Traveling yang Bikin Biaya Bengkak
Ini Alasan Mengapa Pasang IndiHome Jakarta Selatan Adalah Investasi Terbaik untuk Menunjang Gaya Hidup ‘Anak Jaksel’ yang Sesungguhnya
Glodok Gauge Penyedia Alat Ukur Tekanan & Suhu Terpercaya untuk Industri. Komitmen Terhadap Kualitas, Inovasi, dan Keamanan
Dari Wedding hingga Brand Activation, Photobooth Kembali Jadi Tren Hits
Trump memotong tarif setelah bertemu dengan pemimpin Tiongkok
Profesor Ini Membiarkan Separuh Kelasnya Menggunakan AI. Inilah yang Terjadi

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:50 WIB

Event Organizer Kunci Sukses Penyelenggaraan Acara Profesional

Senin, 27 April 2026 - 11:41 WIB

Nirwana Group Kini Hadir sebagai Produsen Rolling Door di Jakarta

Selasa, 2 Desember 2025 - 22:41 WIB

Kesalahan Traveling yang Bikin Biaya Bengkak

Jumat, 28 November 2025 - 22:31 WIB

Ini Alasan Mengapa Pasang IndiHome Jakarta Selatan Adalah Investasi Terbaik untuk Menunjang Gaya Hidup ‘Anak Jaksel’ yang Sesungguhnya

Selasa, 11 November 2025 - 23:07 WIB

Glodok Gauge Penyedia Alat Ukur Tekanan & Suhu Terpercaya untuk Industri. Komitmen Terhadap Kualitas, Inovasi, dan Keamanan

Berita Terbaru

advertorial

Event Organizer Kunci Sukses Penyelenggaraan Acara Profesional

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:50 WIB

Uncategorized

Clint Capela ‘terkejut’ dengan jab Deandre Ayton

Senin, 27 Apr 2026 - 11:57 WIB

advertorial

Nirwana Group Kini Hadir sebagai Produsen Rolling Door di Jakarta

Senin, 27 Apr 2026 - 11:41 WIB