Paus Leo XIV muncul di Loggia Tengah Basilika Santo Petrus setelah dipilih Paus ke -267 dari Gereja Katolik Roma, di Vatikan, Kamis, 8 Mei 2025.
Alessandra Tarantino/AP
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sembunyikan keterangan
Caption beralih
Alessandra Tarantino/AP
Kardinal Robert Prevost berpidato pertama sebagai Paus Leo XIV di balkon Basilika St. Peter, tak lama setelah terpilih sebagai paus. Di bawah ini adalah transkrip pidato, diterjemahkan dari Italia aslinya.
Damai bersama kalian semua!
Saudara dan saudari tersayang, ini adalah salam pertama dari Kristus yang bangkit, Gembala yang Baik yang memberikan hidupnya untuk kawanan Tuhan.
Saya juga ingin sapaan damai ini untuk memasuki hati Anda, untuk menjangkau keluarga Anda, dan semua orang, di mana pun mereka berada, semua orang, di seluruh bumi.
Damai Bersamamu!
Ini adalah kedamaian Kristus yang bangkit, kedamaian yang tidak bersenjata dan kedamaian yang melucuti, rendah hati dan gigih. Itu berasal dari Tuhan, Tuhan yang mencintai kita semua tanpa syarat. Kami masih memiliki suara yang lemah, tetapi selalu berani dari Paus Fransiskus saat ia memberkati Roma!
Paus yang memberkati Roma, memberikan berkatnya kepada dunia, ke seluruh dunia, pagi Paskah itu. Izinkan saya untuk menindaklanjuti berkat yang sama: Tuhan mencintai kita, Tuhan mengasihi kalian semua, dan kejahatan tidak akan menang!
Kita semua ada di tangan Tuhan.

Karena itu, tanpa rasa takut, bersatu bergandengan tangan dengan Tuhan dan di antara diri kita sendiri, kita bergerak maju. Kita adalah murid Kristus.
Kristus mendahului kita. Dunia membutuhkan cahayanya. Kemanusiaan membutuhkannya sebagai jembatan untuk memungkinkannya dicapai oleh Tuhan dan oleh kasih -Nya.
Bantu kami juga, dan saling membantu membangun jembatan, dengan dialog, dengan pertemuan, menyatukan kita semua untuk menjadi satu orang, selalu dalam damai. Terima kasih, Paus Francis! Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada semua saudara lelaki saya Cardinals yang telah memilih saya untuk menjadi penerus Petrus, dan berjalan bersama dengan Anda, sebagai gereja bersatu selalu mencari perdamaian, keadilan, selalu mencari perdamaian, keadilan, selalu berusaha untuk bekerja sebagai pria dan wanita yang siapa yang
setia kepada Yesus Kristus, tanpa rasa takut, untuk menyatakan Injil, menjadi misionaris.
Saya adalah putra Saint Augustine, seorang Agustinian, yang berkata: “Dengan Anda, saya seorang Kristen dan untuk Anda, saya seorang uskup”. Dalam hal ini, kita semua bisa berjalan bersama menuju tanah air yang telah disiapkan Tuhan untuk kita.
Kepada Gereja Roma, salam khusus! Kita harus mencari bersama bagaimana menjadi gereja misionaris, sebuah gereja yang membangun jembatan, dialog, selalu terbuka untuk menerima seperti alun -alun ini dengan lengan terbuka, semua, semua yang membutuhkan amal kita, kehadiran, dialog, dan cinta kita.
Dan jika Anda mengizinkan saya sepatah kata pun, salam untuk semua dan terutama kepada Keuskupan saya yang tercinta di Chiclayo, di Peru, di mana orang -orang yang setia menemani uskup mereka, berbagi iman mereka dan memberi begitu, begitu banyak untuk terus menjadi gereja yang setia kepada Yesus Kristus.
Bagi Anda semua, saudara dan saudari Roma, Italia, dari seluruh dunia, kami ingin menjadi gereja dari sinode, sebuah gereja yang berjalan, sebuah gereja yang selalu mencari kedamaian, yang selalu mencari amal, yang selalu berusaha untuk menjadi dekat, terutama bagi mereka yang menderita.
Hari ini adalah hari permohonan bagi Our Lady of Pompeii. Ibu kita Mary selalu ingin berjalan bersama kita, untuk menjadi dekat, untuk membantu kita dengan perantaraan dan cintanya. Jadi, saya ingin berdoa bersama Anda. Mari kita berdoa bersama untuk misi baru ini, untuk seluruh gereja, untuk kedamaian di dunia dan marilah kita juga meminta Maria, ibu kita, untuk rahmat khusus ini.
Salam Mary …
RakyatPos.ID Network









