Lampu utara menerangi langit malam di Grand Bend, Ontario, Kanada, selama badai geomagnetik pada 12 Mei 2024.
Geoff Robins/AFP Via Getty Images
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sembunyikan keterangan
Caption beralih
Geoff Robins/AFP Via Getty Images
Badai geomagnetik yang kuat dalam perkiraan untuk Minggu malam dapat membuat lampu utara yang berwarna -warni terlihat di seluruh bagian AS, menurut Pusat Prediksi Cuaca Luar Angkasa Laut dan Samudra Nasional.
Aurora dapat muncul di sebagian besar bagian utara AS yang berdekatan, bahkan sejauh selatan ke California utara dan Alabama, kata pusat itu.

Pejabat cuaca luar angkasa mendeteksi suar surya yang terkait dengan badai geomagnetik ini pada hari Jumat, dan kantor -kantor Layanan Cuaca Nasional dari Rapid City, SD, ke Spokane, Washington, telah memposting foto -foto garis hijau dan ungu di langit yang ditangkap pada hari Minggu sebelumnya.
Badai geomagnetik, yang diperkirakan akan berlangsung hingga Senin malam, sedang didorong oleh ejeksi massa koronal yang sedang berlangsung, yang terjadi ketika matahari memuntahkan sejumlah besar plasma dan medan magnet ke luar angkasa.
Gangguan pada angin matahari dapat mengoceh magnetosfer Bumi dan menyebabkan masalah di planet kita. Pejabat federal mengatakan badai geomagnetik G3 (kuat) atau G4 (parah) adalah mungkin, cuaca yang dapat mengganggu sistem tenaga, menghambat operasi satelit dan menghambat komunikasi radio.
Pusat Prediksi Cuaca Luar Angkasa mengatakan bahwa meskipun ejeksi massa koronal melemah, kondisi angin matahari yang meningkat masih dapat menghasilkan peristiwa kosmik yang signifikan.
Lampu utara, yang disebabkan oleh angin matahari yang mengenai medan magnet dan atmosfer Bumi, biasanya paling baik dilihat dalam suasana gelap larut malam atau pagi -pagi sekali.
RakyatPos.ID Network









