BEIRUT, (Foto)
Tentara Israel pada hari Jumat melanjutkan perang berdarahnya di Lebanon selama 47 hari berturut-turut, melancarkan puluhan serangan dan penembakan artileri di berbagai wilayah di negara itu bersama dengan serangan darat ke beberapa desa di selatan, menghadapi perlawanan sengit dari Hizbullah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tentara Israel semalam melakukan beberapa serangan di kota Tirus dan Bint Jbeil di Lebanon selatan.
Kantor Berita Nasional melaporkan pada hari Jumat bahwa “Serangan Israel terhadap desa-desa di distrik Tyre dan Bint Jbeil berlangsung hingga pagi hari, mengakibatkan korban luka dan kerusakan material.
sumber lokal melaporkan bahwa pesawat tempur Israel mengebom sebuah rumah di dekat Rumah Sakit Pemerintah Marjeyoun.
Kementerian Kesehatan Lebanon mengumumkan kematian 60 warganya dan melukai 63 lainnya akibat serangan Israel pada hari Jumat di wilayah Bekaa.
Kantor Berita Nasional menyebutkan, 12 orang terluka dalam jumlah korban awal akibat serangan udara Israel yang menargetkan lingkungan Al-Athar di kota Tirus.
Dua orang syahid tewas akibat serangan Israel yang menargetkan kendaraan di jalan menuju Doueir dan Ansar, sementara sejumlah warga sipil terluka dalam pemboman sebuah bangunan di kota Zebdine di Lebanon selatan.
Kementerian Kesehatan Lebanon mengungkapkan, tiga orang tewas dan empat lainnya luka-luka akibat serangan Israel yang menargetkan kota Sahmar di barat Bekaa.
Menurut Kementerian Kesehatan, jumlah korban agresi Israel di Lebanon telah melonjak menjadi 3.102 orang syahid, dan 13.819 orang luka-luka sejak 8 Oktober 2023.
RakyatPos.ID Network









