DAMASKUS, (PIC)
Tentara Israel melancarkan serangan udara pada Sabtu pagi ini di wilayah pedesaan Aleppo dan Idlib di barat laut Suriah, yang mengakibatkan cedera pada beberapa personel militer dan kerugian materi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Media Suriah melaporkan bahwa pemboman Israel menargetkan Kompleks Penelitian Ilmiah di daerah Safira di pedesaan Aleppo dini hari tadi. Disebutkan juga bahwa pemboman tersebut menyasar pabrik pertahanan dan posisi kelompok bersenjata di wilayah tersebut. Selain itu, ada laporan penerbangan intensif oleh pesawat tak dikenal di langit Suriah selatan sebelum serangan terjadi.
Selasa lalu, pesawat tempur Israel melakukan serangan di kota Qusair di provinsi Homs dekat perbatasan Lebanon, dan tentara Israel mengklaim telah menargetkan depot senjata milik Hizbullah.
Pada hari Senin, tentara Israel mengumumkan bahwa mereka telah mengebom markas intelijen Hizbullah di selatan Damaskus, Suriah. Dengan dimulainya agresi terhadap Lebanon saat ini, penggerebekan meningkat di Suriah dan wilayah perbatasan dengan Lebanon dengan dalih menyerang kemampuan Hizbullah, khususnya dalam hal transfer senjata.
Pada akhir bulan lalu, media Suriah melaporkan bahwa ledakan terdengar di Tal al-Jabiya di pedesaan barat provinsi Daraa di Suriah selatan, di tengah laporan bahwa ledakan tersebut disebabkan oleh pemboman Israel. Situs lokal “Gathering of Free Horan” menyatakan bahwa pesawat tempur Israel melakukan serangan udara di Tal al-Jabiya di pedesaan barat provinsi tersebut.
Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia telah mendokumentasikan 131 agresi yang dilakukan Israel yang menargetkan wilayah Suriah sejak awal tahun 2024, termasuk 106 serangan udara dan 25 serangan darat.
RakyatPos.ID Network









