Pemakaman berusia 4.500 tahun di Peru mengungkapkan wanita berstatus tinggi yang sangat baik

- Jurnalis

Selasa, 29 April 2025 - 11:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekitar waktu yang sama ketika Mesir kuno bersatu menjadi satu kerajaan tunggal, masyarakat kuno yang kurang dikenal juga dilahirkan di sisi lain dunia: peradaban caral-supe, juga dikenal sebagai peradaban Caral atau peradaban Norte Chico (3.000 hingga 1.800 SM). Beberapa sarjana menyarankan bahwa caral-supe mewakili peradaban paling awal, tidak hanya di Peru tetapi di Amerika. Para peneliti telah membuat penemuan luar biasa di kota Caral kuno.

Para arkeolog telah menemukan situs pemakaman seorang wanita elit di áspero, sebuah kota nelayan kuno di wilayah Lima Peru. Kulit, rambut, dan kukunya diawetkan secara luar biasa, yang merupakan fitur yang sangat langka untuk wilayah ini, sebagaimana dirinci dalam pernyataan pemerintah baru -baru ini.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wanita itu meninggal antara usia 20 dan 35 tahun. Para arkeolog menemukan tubuhnya dibungkus bahan termasuk kapas, tikar buluh, dan panel indah yang disusun di jaring di atas bundel serat tanaman dan disulam dengan bulu macaw – salah satu karya seni bulu yang paling awal diketahui di Andes.

Wanita itu juga mengenakan hiasan kepala yang terbuat dari serat dengan bundel benang bengkok. Led by Ruth Shady Solís, the Peruvian archaeologist who discovered Caral's oldest urban center, the team also found impressive grave goods including reed baskets, an intricately designed needle, an Amazonian snail shell, a toucan's beak decorated with green and brown beads, gourds, wool textiles, a fishing net, weaving tools, and dozens of sweet potatoes. Para arkeolog tidak memberikan usia yang tepat dari jasad wanita itu, tetapi mengingat áspero dihuni antara 3.000 dan 2.500 SM, mereka berasal dari setidaknya 4.500 tahun yang lalu.

Panel secara visual menguraikan pemakaman wanita elit. © Kementerian Kebudayaan Peru

Secara keseluruhan, pemakaman itu menunjukkan bahwa wanita itu termasuk dalam kelas elit dalam masyarakat Caral, memperkuat teori yang sudah ada sebelumnya bahwa perempuan memainkan peran penting dalam komunitas kuno ini. Secara lebih luas, penemuan ini juga menekankan bahwa peradaban Caral mencapai budaya yang sangat maju dan khusus. Ke depan, para arkeolog berharap untuk terus menyelidiki artefak, termasuk asal mereka dan potensi hubungan mereka dengan kesehatan, kematian, dan diet rakyat.

Pemakaman wanita itu bergabung dengan sejumlah penemuan lain yang bersaksi tentang ketahanan dan signifikansi budaya peradaban Caral. Para arkeolog menemukan dua pemakaman lain dari individu elit pada tahun 2016 dan 2019, masing -masing, kurang dari 10 kaki (3 meter) dari penguburan yang baru ditemukan, menurut pernyataan itu. Selain pemakaman elit, situs arkeologi tepi laut telah menghasilkan 22 kompleks arsitektur.

Artefak menunjukkan bahwa orang-orang Caral mengembangkan produk dari bahan laut dan terlibat dalam jaringan perdagangan jarak pendek dan jarak jauh untuk mengakses produk dari hutan dan pegunungan. Meskipun demikian, para sarjana menyarankan bahwa peradaban Caral secara signifikan lebih terisolasi dari komunitas kuno kontemporerseperti orang Sumeria di Mesopotamia atau Harappan di India.

Setelah terkubur di bawah tanah pembuangan kota modern, áspero dan para bangsawan almarhum berdiri sebagai bukti warisan abadi dari apa yang mungkin menjadi peradaban pertama Amerika.

RakyatPos.ID Network

Berita Terkait

Event Organizer Kunci Sukses Penyelenggaraan Acara Profesional
Nirwana Group Kini Hadir sebagai Produsen Rolling Door di Jakarta
Kesalahan Traveling yang Bikin Biaya Bengkak
Ini Alasan Mengapa Pasang IndiHome Jakarta Selatan Adalah Investasi Terbaik untuk Menunjang Gaya Hidup ‘Anak Jaksel’ yang Sesungguhnya
Glodok Gauge Penyedia Alat Ukur Tekanan & Suhu Terpercaya untuk Industri. Komitmen Terhadap Kualitas, Inovasi, dan Keamanan
Dari Wedding hingga Brand Activation, Photobooth Kembali Jadi Tren Hits
Trump memotong tarif setelah bertemu dengan pemimpin Tiongkok
Profesor Ini Membiarkan Separuh Kelasnya Menggunakan AI. Inilah yang Terjadi

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:50 WIB

Event Organizer Kunci Sukses Penyelenggaraan Acara Profesional

Senin, 27 April 2026 - 11:41 WIB

Nirwana Group Kini Hadir sebagai Produsen Rolling Door di Jakarta

Selasa, 2 Desember 2025 - 22:41 WIB

Kesalahan Traveling yang Bikin Biaya Bengkak

Jumat, 28 November 2025 - 22:31 WIB

Ini Alasan Mengapa Pasang IndiHome Jakarta Selatan Adalah Investasi Terbaik untuk Menunjang Gaya Hidup ‘Anak Jaksel’ yang Sesungguhnya

Selasa, 11 November 2025 - 23:07 WIB

Glodok Gauge Penyedia Alat Ukur Tekanan & Suhu Terpercaya untuk Industri. Komitmen Terhadap Kualitas, Inovasi, dan Keamanan

Berita Terbaru

advertorial

Event Organizer Kunci Sukses Penyelenggaraan Acara Profesional

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:50 WIB

Uncategorized

Clint Capela ‘terkejut’ dengan jab Deandre Ayton

Senin, 27 Apr 2026 - 11:57 WIB

advertorial

Nirwana Group Kini Hadir sebagai Produsen Rolling Door di Jakarta

Senin, 27 Apr 2026 - 11:41 WIB