Pemantauan glukosa berkelanjutan memberikan metode baru yang kurang invasif untuk mengevaluasi risiko diabetes. Fluktuasi glukosa darah lebih dari sekadar ayunan energi harian-mereka mungkin memegang kunci untuk mengidentifikasi risiko diabetes lebih awal dan lebih mudah, tanpa perlu tes berbasis jarum. Para peneliti di University of Tokyo telah mengembangkan metode sederhana dan noninvasif untuk (…)
RakyatPos.ID Network









