Iranian FM Sumpah Kerjasama Mengikuti Laporan Kenaikan Timbung Uranium: NPR

- Jurnalis

Minggu, 1 Juni 2025 - 16:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rafael Mariano Grossi, Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional, berbicara kepada jurnalis yang menghadiri seminar selama seminggu di agensi di Wina, Austria, Rabu, 28 Mei 2025.

Jon Gambrell/AP

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT


Sembunyikan keterangan

Caption beralih

Jon Gambrell/AP

DUBAI, Uni Emirat Arab-Menteri Luar Negeri Iran berbicara melalui telepon dengan direktur Badan Pengawas Nuklir PBB pada Minggu pagi setelah sebuah laporan dari agensi tersebut mengatakan Iran semakin meningkatkan persediaan uranium yang diperkaya hingga mendekati tingkat tingkat senjata.

Menulis di Telegram, Abbas Araghchi mengatakan dia menekankan “kerja sama berkelanjutan” Iran dalam percakapannya dengan Rafael Mariano Grossi, kepala Badan Energi Atom Internasional yang berbasis di Wina. IAEA tidak segera mengembalikan permintaan komentar tentang panggilan telepon.

Laporan IAEA rahasia, yang dilihat oleh Associated Press pada hari Sabtu, mengangkat peringatan keras, dengan mengatakan bahwa Iran sekarang adalah “satu-satunya negara non-nuklir untuk menghasilkan materi seperti itu”-sesuatu yang dikatakan agen itu menjadi “masalah serius.”

Araghchi menekankan kepada Grossi bahwa semua kegiatan nuklir Iran berada dalam kerangka perjanjian dan dipantau oleh IAEA. IAEA mengatakan dalam laporan terpisah bahwa kerja sama Iran dengan agensi tersebut telah “kurang memuaskan” ketika datang ke jejak uranium yang ditemukan oleh para inspektur IAEA di beberapa lokasi di Iran bahwa Teheran gagal menyatakan sebagai situs nuklir.

Araghchi juga meminta Grossi untuk memastikan “bahwa partai -partai tertentu tidak mengeksploitasi agen agenda politik terhadap rakyat Iran.” Negara -negara Eropa dapat mengambil langkah lebih lanjut terhadap Iran berdasarkan laporan komprehensif, yang mengarah ke eskalasi potensial dalam ketegangan antara Iran dan Barat.

Wakil Menteri Luar Negeri Iran pada hari Minggu menerbitkan tanggapan terperinci, menolak banyak temuan laporan. Kazem Gharibabadi mencatat bahwa dari 682 inspeksi IAEA di 32 negara bagian, 493 dilakukan di Iran saja.

“Selama kegiatan nuklir suatu negara berada di bawah pemantauan IAEA, tidak ada alasan untuk khawatir,” katanya. “Republik Islam Iran tidak mengejar senjata nuklir juga tidak memiliki bahan atau kegiatan nuklir yang tidak diumumkan.”

Laporan IAEA mengatakan bahwa pada 17 Mei, Iran telah mengumpulkan 408,6 kilogram (900,8 pound) uranium yang diperkaya hingga 60%.

Itu peningkatan hampir 50% sejak laporan terakhir IAEA di bulan Februari. Bahan yang diperkaya 60% adalah langkah pendek dan teknis dari tingkat tingkat senjata 90%.

Percakapan telepon antara Araghchi dan Grossi datang beberapa jam setelah Menteri Luar Negeri Oman Badr al-Busaidi, yang memediasi pembicaraan AS-Iran, mengunjungi Teheran pada hari Sabtu untuk mengajukan proposal AS terbaru untuk pembicaraan yang sedang berlangsung.

Pembicaraan AS-Iran berusaha untuk membatasi program nuklir Iran dengan imbalan pencabutan beberapa sanksi ekonomi yang menghancurkan yang telah dikenakan AS pada Republik Islam, yang telah menguatkan hubungan selama hampir 50 tahun. Putaran kelima pembicaraan antara AS dan Iran berakhir di Roma minggu lalu dengan “beberapa tetapi tidak tidak meyakinkan,” kata al-Busaidi pada saat itu.

RakyatPos.ID Network

Berita Terkait

Event Organizer Kunci Sukses Penyelenggaraan Acara Profesional
Nirwana Group Kini Hadir sebagai Produsen Rolling Door di Jakarta
Kesalahan Traveling yang Bikin Biaya Bengkak
Ini Alasan Mengapa Pasang IndiHome Jakarta Selatan Adalah Investasi Terbaik untuk Menunjang Gaya Hidup ‘Anak Jaksel’ yang Sesungguhnya
Glodok Gauge Penyedia Alat Ukur Tekanan & Suhu Terpercaya untuk Industri. Komitmen Terhadap Kualitas, Inovasi, dan Keamanan
Dari Wedding hingga Brand Activation, Photobooth Kembali Jadi Tren Hits
Trump memotong tarif setelah bertemu dengan pemimpin Tiongkok
Profesor Ini Membiarkan Separuh Kelasnya Menggunakan AI. Inilah yang Terjadi

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:50 WIB

Event Organizer Kunci Sukses Penyelenggaraan Acara Profesional

Senin, 27 April 2026 - 11:41 WIB

Nirwana Group Kini Hadir sebagai Produsen Rolling Door di Jakarta

Selasa, 2 Desember 2025 - 22:41 WIB

Kesalahan Traveling yang Bikin Biaya Bengkak

Jumat, 28 November 2025 - 22:31 WIB

Ini Alasan Mengapa Pasang IndiHome Jakarta Selatan Adalah Investasi Terbaik untuk Menunjang Gaya Hidup ‘Anak Jaksel’ yang Sesungguhnya

Selasa, 11 November 2025 - 23:07 WIB

Glodok Gauge Penyedia Alat Ukur Tekanan & Suhu Terpercaya untuk Industri. Komitmen Terhadap Kualitas, Inovasi, dan Keamanan

Berita Terbaru

advertorial

Event Organizer Kunci Sukses Penyelenggaraan Acara Profesional

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:50 WIB

Uncategorized

Clint Capela ‘terkejut’ dengan jab Deandre Ayton

Senin, 27 Apr 2026 - 11:57 WIB

advertorial

Nirwana Group Kini Hadir sebagai Produsen Rolling Door di Jakarta

Senin, 27 Apr 2026 - 11:41 WIB