Saat Suriah membangun kembali, Bursa Efek Damaskus dibuka lagi: NPR

- Jurnalis

Selasa, 3 Juni 2025 - 15:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan Suriah Mohammed Yisr Barnieh, Center, menghadiri upacara pembukaan di Damaskus Securities Exchange di Damaskus, Suriah, Senin, 2 Juni 2025. (Foto AP/Omar Sanadiki)

Omar Sanadiki/AP

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT


Sembunyikan keterangan

Caption beralih

Omar Sanadiki/AP

DAMASCUS-Perdagangan dilanjutkan di Damaskus Securities Exchange pada hari Senin setelah penutupan enam bulan, ketika para pemimpin baru Suriah berupaya menopang ekonomi yang babak belur negara itu dan mulai membangun kembali setelah hampir 14 tahun perang saudara.

Bursa Efek telah ditutup selama hari -hari kacau menjelang pemecatan mantan Presiden Bashar Assad dalam serangan pemberontak petir.

Menteri Keuangan Suriah Mohammed Yisr Barnieh, yang menghadiri pembukaan kembali, mengatakan bahwa mereka menandakan bahwa ekonomi negara itu mulai pulih dan bahwa bursa saham “akan beroperasi sebagai perusahaan swasta dan berfungsi sebagai pusat asli untuk pengembangan ekonomi Suriah, dengan fokus yang kuat pada digital,” lapor kantor berita negara negara SANA.

Dia mengatakan para pemimpin baru negara itu berencana untuk “memfasilitasi operasi bisnis dan membuka pintu untuk peluang investasi yang menjanjikan.”

Langkah untuk membuka kembali ketika pembatasan internasional pada sistem keuangan Suriah mulai memudahkan. Amerika Serikat dan Eropa keduanya bulan lalu mengumumkan pencabutan rakit sanksi yang telah ditampar di Suriah di bawah pemerintahan Dinasti Assad.

Pekan lalu, Suriah menandatangani kesepakatan listrik senilai $ 7 miliar dengan konsorsium Qatar, Turki dan perusahaan AS untuk pengembangan proyek energi 5.000 megawatt untuk merevitalisasi sebagian besar jaringan listrik yang dimiliki oleh perang Suriah.

Konsorsium yang dipimpin oleh Investasi Konsesi UCC Qatar-bersama dengan Power International USA dan Kalyon Ges Enerji Yatirimlari, Cengiz Enerji-akan mengembangkan empat turbin gas siklus gabungan dengan total kapasitas pembangkit yang diperkirakan sekitar 4.000 megawatt dan pembangkit listrik tenaga surya 1.000-megawatt.

RakyatPos.ID Network

Berita Terkait

Event Organizer Kunci Sukses Penyelenggaraan Acara Profesional
Nirwana Group Kini Hadir sebagai Produsen Rolling Door di Jakarta
Kesalahan Traveling yang Bikin Biaya Bengkak
Ini Alasan Mengapa Pasang IndiHome Jakarta Selatan Adalah Investasi Terbaik untuk Menunjang Gaya Hidup ‘Anak Jaksel’ yang Sesungguhnya
Glodok Gauge Penyedia Alat Ukur Tekanan & Suhu Terpercaya untuk Industri. Komitmen Terhadap Kualitas, Inovasi, dan Keamanan
Dari Wedding hingga Brand Activation, Photobooth Kembali Jadi Tren Hits
Trump memotong tarif setelah bertemu dengan pemimpin Tiongkok
Profesor Ini Membiarkan Separuh Kelasnya Menggunakan AI. Inilah yang Terjadi

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:50 WIB

Event Organizer Kunci Sukses Penyelenggaraan Acara Profesional

Senin, 27 April 2026 - 11:41 WIB

Nirwana Group Kini Hadir sebagai Produsen Rolling Door di Jakarta

Selasa, 2 Desember 2025 - 22:41 WIB

Kesalahan Traveling yang Bikin Biaya Bengkak

Jumat, 28 November 2025 - 22:31 WIB

Ini Alasan Mengapa Pasang IndiHome Jakarta Selatan Adalah Investasi Terbaik untuk Menunjang Gaya Hidup ‘Anak Jaksel’ yang Sesungguhnya

Selasa, 11 November 2025 - 23:07 WIB

Glodok Gauge Penyedia Alat Ukur Tekanan & Suhu Terpercaya untuk Industri. Komitmen Terhadap Kualitas, Inovasi, dan Keamanan

Berita Terbaru

advertorial

Event Organizer Kunci Sukses Penyelenggaraan Acara Profesional

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:50 WIB

Uncategorized

Clint Capela ‘terkejut’ dengan jab Deandre Ayton

Senin, 27 Apr 2026 - 11:57 WIB

advertorial

Nirwana Group Kini Hadir sebagai Produsen Rolling Door di Jakarta

Senin, 27 Apr 2026 - 11:41 WIB